Selamat Datang di Website Resmi KOHANUDNAS Labda Prakasa Nirwikara KOHANUDNAS SIAGA SENANTIASA SELAMAT BERTUGAS DAN TETAP SEMANGAT MENJAGA NKRI

“Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa jika memang mau berjuang.”

by Jendral Sudirman

“Kelemahan terbesar kita adalah menyerah. Cara paling pasti untuk dapat meraih kesuksesan adalah dengan selalu mencoba sekali lagi.”

by Thomas A Edison

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

by Panglima TNI Jendral Moeldoko

In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time. Agar bisa berhasil, terkadang Anda musti gagal dulu, sehingga Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan di waktu berikutnya.

by Anthony J. D’Angelo

Pengunjung Aktif : 16

Pengunjung Hari Ini : 164

MEWASPADAI GEJALA PROXY WAR DALAM PENERBANGAN, KOHANUDNAS GELAR KOMSOS
Berita Kohanudnas 10 Oktober 2017

        Makohanudnas (10/10) Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI  TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., membuka  kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) TNI semester II  tahun 2017 yang mengundang masyarakat penerbangan Indonesia dari berbagai instansi, Selasa (10/10).  Bertindak selaku Narasumber  Stefi Andriani S.IP,M.Si., pengamat intelejen dan Wisnu Daryanto, Deputi Operasi Airnav.
        
        Disampaikan Pangkohanudnas, ”Kohanudnas melaksanakan program Komsos TNI semester II tahun 2007 ini sebagai salah satu metode menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap Kohanudnas, yang terkait dengan aktifitas dunia penerbangan di tanah air. Dengan berkembangnya isu proxy war dalam dunia perkembangan seperti penyelundupan narkoba, terorisme, pelanggaran wilayah udara dan lain-lain perlu diwaspadai bersama. Oleh karena itu, Kohanudnas mengundang pihak-pihak terkait guna membangkitkan kepedulian, menyiapkan secara dini, cepat dan tepat agar proxy war dapat diantisipasi.  Tema yang diangkat, “Melalui Komsos TNI Kita Jalin Komunikasi Antara TNI dengan Komponen Masyarakat dan Keluarga Besar TNI, dalam Mewaspadai Proxy War di Wilayah NKRI”, tegasnya. 
 
        Stefi Andriani S.IP,M.Si., dengan makalah berjudul “Proxy War : Sebuah Telaah dan Antisipasi Bagi Masyarakat Penerbangan Indonesia”. Menjelaskan proxy war merupakan suatu konfrontasi antara dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung dengan alasan untuk mengurangi resiko konflik langsung yang beresiko pada kehancuran fatal.  Terdapat tiga gejala dalam perang proxy yaitu adanya pihak ketiga, hubungan yang tidak setara dan layanan khusus.  
 
            Sedangkan di Indonesia gejala-gejala proxy war ditandai dengan adanya cyber warfaresocial network, radikalisme, intoleransi menipis, fenomena menyimpang di masyarakat, isu politik identitas dan korupsi-kemiskinan.  Untuk masyarakat penerbangan yang perlu diwaspadai adalah dalam hal keamanan jaringan, rute penerbangan, terorisme, proses rekruitmen, jalur evakuasi, narkoba, pelanggaran ruang udara dan lainnya. Solusi yang ditawarkan adalah menumbuhkan intelegent minded dan civic intelegent dengan jalan penguatan kelembagaan, terpadunya penerbangan sipil dan militer, melakukan inovasi dan menguasai jaringan. Disimpulkannya bahwa keterlibatan pihak ketiga dalam dunia penerbangan Indonesia dapat diminimalisir jika kita mengembangkan pola pikir intelejen dan mempunyai kecerdasan kebangsaan agar tidak mudah dipecah-belah.
     
      Sedangkan Wisnu Daryanto, Deputi Operasi Airnav membawakan makalah berjudul,”Kesiapan Pelayanan Navigasi Penerbangan di Indonesia untuk Menghadapi Perang Proxy”. Dinyatakan Airnav merupakan satu-satunya institusi pemerintah yang diberi mandat untuk memberikan layanan navigasi penerbangan di seluruh Indonesia. Melalui Airnav penyediaan jasa pelayanan navigasi penerbangan dapat dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku untuk mencapai efisiensi dan efektifitas penerbangan dalam lingkup nasional dan internasional.  Sebagai kesimpulannya pertama, Airnav Indonesia berupaya memberikan pelayanan terbaik di wilayah udara NKRI dan kawasan Asia Pasifik untuk menunjukkan bahwa negara kita mempu bersaing dan berdaulat dalam rangka mengantisipasi perang proxy, kedua kolaborasi seluruh stakeholder termasuk TNI dan seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya bersama menagkal proxy war. 
 
       Kegiatan diakhiri  dengan tanya jawab dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Pangkohanudnas kepada para kedua pemapar.  Kegiatan ini dihadiri Kaskohanudnas Marsma TNI Tamsil Gustari Malik, Pangkosekhanudnas I,II,II dan IV para pejabat dari Kohanudnas, Kosekhanudnas I dan Pussenarhanud,para Dansat dan staf operasi Arhanud, staf Kemenlu RI, staf Kemenhub RI, staf Dirkomduk Kemhan, Perum LPPNPI, serta para undangan lainya masing-masing mewakili Penerbangan sipil, Federasi dan Ikatan Pilot Indonesia, PT Gapura Angkasa,serta perwakilan dari Universitas.


Gallery Video
Login User
Galeri Foto
Pusdiklathanudnas merupakan satuan pelaksana pendidikan dan latihan dari Kohanudnas dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan personel organic maupun non organic yang berkedudukan langsung dibawah Panglima Kohanudnas. Pusdiklat Hanudnas bertugas menyelenggarakan pendidikan dan latihan spesialisasi sishanudnas bagi personel organik maupun non organik yang dipersiapkan untuk ... Selengkapnya